22 April, 2010

I Realize That You Are Not My Bubble-Gum



Permen karet.
Siapa sih yang ngga suka permen karet walaupun memang cuma manis di awal doang? Siapa?
Seperti yang kita tau yaaah..... permen karet itu memang kerasa manis banget awalnya mungkin terlalu manis malahan. Tapi, rasa manis itu ga selamanya
Perlahan ia pun mulai memahit tanpa memberi belas kasihan pada lidah kita yang menjerit pahit.
Betapa mudahnya.... cepatnya... semua itu berubah.
Awalnya mungkin ia memang permen karet tapi BUKAN -
BUKAN
Permen karet itu jauh jauh jauh lebih baik daripada-nya
ia yang selalu ingin kurasakan manisnya
Permen karet jauh lebih karena yaaaa apabila memang kita merasa ia sudah pahit dan hanya bisa menyakiti kita, tentu dengan mudahnya kita bisa buang permen karet itu dan lupa.
Tapi, kenyataannya
semua ini lebih buruk daripada permen karet
Ia punya satu perbedaan
satu perbedaan
satu
ia tidak bisa disamakan dengan permen karet karena walaupun ia begitu pahit tapi sampai detik ini pun gak bakal pernah rela kalau dia seharusnya dibuang atau pergi
gak akan pernah dibiarin untuk pergi begitu saja tanpa nyembuhin rasa pahit ini
andai memang saja bisa benar-benar dibuang dan lupa begitu saja
tapi itu gak mungkin
itu terlalu kejam
jahat
gak bakal bisa dibuang
dan
gak bakal bisa dilupakan

No comments:

Post a Comment